Menghilangkan Stres Saat Kerja, Begini Caranya! - Sekolah.mu

Menghilangkan Stres Saat Kerja, Begini Caranya!

Published
Categorized as Event, News, Pilihan, Tips Tagged , , ,

Tuntutan pekerjaan tidak jarang membuat kita stres dan tertekan. Apalagi ditambah tekanan eksternal seperti kondisi pandemi atau kewajiban work from office. Maka dari itu, kita mesti tahu cara menghilangkan stres saat bekerja. 

Health and Safety Executive United Kingdom, sebuah badan yang bergerak di bidang keamanan dan kesehatan kerja, mendefinisikan enam pemicu stres dalam bekerja, yakni tuntutan, kontrol, dukungan, hubungan, peran, dan perubahan. Tiap orang memiliki pemicu yang berbeda-beda.

Bagaimana cara kita mengidentifikasi stres?

HSE membagi stres menjadi dua bentuk, yakni stres perorangan pada pekerja serta stres dalam tim. Pada pekerja, bentuk stres bisa berupa mood swing atau perasaan yang berubah-ubah, tidak tepat waktu dalam bekerja, atau sering menghindar saat ditanya. Sementara contoh tim yang mengalami stres adalah tingginya angka pergantian pekerja atau turnover, tingginya konflik, performa menurun, dan banyaknya absen. 

Jika tidak ditangani, stres dapat berdampak pada turunnya kualitas hidup. Stres kerja bisa memicu masalah kesehatan seperti insomnia, depresi, atau gangguan mental lainnya. 

Bagaimana mereduksi stres di tempat kerja

Terdapat beberapa trik untuk menghilangkan stres ketika bekerja. Hal-hal di bawah ini bisa coba kita praktikkan untuk menjernihkan kembali pikiran. Yuk, simak triknya!

Buat skala prioritas

Tidak semua tugas harus selesai dalam satu waktu, kan? Belajar membuat skala prioritas untuk tahu apa yang harus kamu lakukan hari ini. Salah satu triknya adalah dengan membuat Prioritization Matrix untuk tahu hal apa yang penting untuk dikerjakan

Buat matriks dengan perbandingan 2×2. Sumbu X dikategorikan sebagai “urgensi” dengan “lebih cepat” di sisi kiri dan “nanti” di sisi kanan. Sumbu Y berfungsi sebagai “dampak” dengan “tinggi” di bagian atas dan “rendah” di bagina bawah. Di atas matriks ini, tulis tujuan terpenting untukmu atau tim. 

Tulis tugas-tugas yang harus dikerjakan di kartu-kartu terpisah. Kemudian, atur posisi kartu tersebut sesuai dengan urgensi dan dampaknya masing-masing. Setelah tiap kartu sudah berada di posisi yang sesuai, kamu bisa menggambar dua garis pemisah yang membagi matriks menjadi tiga: “Harus Dikerjakan” di bagian kiri, “Nice To Have” atau “Baik Jika Dikerjakan” di bagian tengah, dan “Tidak Usah Dikerjakan” di bagian kanan.

Sebaiknya, bagian “Harus Dikerjakan” mencakup 40 persen dari kapasitas dirimu dan bagian “Baik jika dikerjakan” mencakup sekitar 30 persen. Bagian terakhir bisa dikerjakan setelah yang lain selesai.

Delegasikan beban kerjamu

Jika memungkinkan, delegasikan beban kerja yang bisa dibagi ke anggota tim lain. Diskusikan dengan tim tentang kondisi masing-masing anggota agar kamu bisa menciptakan kultur kerja yang saling dukung dan sehat. 

Declutter your space

Waktu kecil, kita pasti sering disuruh membereskan meja belajar, ya. Ternyata, kebiasaan menjaga kerapian tempat kerja juga berpengaruh pada tingkat stres kita, lho. Ketika lingkungan kita berantakan, kita cenderung merasa out of control sehingga menimbulkan energi negatif tersendiri. Sempatkan waktu untuk merapikan tempat kerjamu tiap akhir hari untuk menjaga mood-mu!

Hack your body

Ketika otak tengah dilanda stres, salah satu trik paling mudah adalah dengan melakukan hal lain untuk memecah ketegangan. Lakukan peregangan ringan, pijatan kecil, atau jalan kaki selama 5 menit saja. 

Contohnya, pijat perlahan otot antara ibu jari dan telunjuk dengan bentuk memutar untuk melegakan lengan, bahu, dan lehermu. Trik lain adalah dengan memencet bagian bawah kuping lalu melepaskannya, diulang selama beberapa menit.

Cek juga video ini untuk contoh peregangan yang bisa kamu lakukan dari meja kerja! Yuk, sama-sama belajar menghilangkan stres di tempat kerja!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *