Area Kerja Rapi, Kebahagiaan Pun Meningkat! - Sekolah.mu

Area Kerja Rapi, Kebahagiaan Pun Meningkat!

Published
Categorized as Event, News, Pilihan

A: Meja kerja dipenuhi buku-buku dan bermacam-macam selebaran kertas. Alat tulis tercecer entah di mana saja. Kabel-kabel saling lilit; untuk menguraikannya butuh waktu lama. Bekas bungkus makanan serta gelas kosong pun tergeletak beberapa hari lamanya.

B: Laptop mengisi meja kerja yang cenderung kosong. Buku-buku, alat tulis, dan kertas tersusun di rak. Kabel yang terjuntai hanyalah yang sedang digunakan, sisanya digulung rapi dan disimpan. Tempat sampah kecil tersedia di kaki meja dan selalu dikosongkan tiap hari. Tak lupa reed diffuser menguarkan wangi favorit yang membangun suasana nyaman.

Kira-kira, kamu lebih nyaman bekerja di meja A atau B, ya? Kalau penulis, jelas meja B! Area kerja yang rapi pasti akan membuat kita lebih produktif, nyaman, dan bahagia.

Dengan adanya work from anywhere, otomatis kebanyakan orang memiliki lokasi kerja tersendiri di rumah, minimal meja dan kursi terpisah. Mungkin ada yang rajin membereskan meja tiap jam kerja usai, tapi juga ada yang membiarkannya sebagaimana adanya. Ternyata, situasi bekerja kita juga akan berpengaruh pada kondisi psikis, lho. 

Baca juga: Karena WFA, Muvers Bahagia!

Logikanya, tentu kita lebih sulit berkonsentrasi bekerja apabila barang yang dibutuhkan sulit dicari karena berantakan. Lebih dari itu, banyak penelitian menyatakan bahwa lingkungan sekitar kita berpengaruh secara signifikan terhadap kognitif, emosi, dan perilaku, berdampak pada pengambilan keputusan dan relasi dengan orang lain. Wilayah kerja yang berantakan berpengaruh pula pada level stres dan kecemasan serta kemampuan untuk fokus. 

Di sisi lain, wilayah kerja yang rapi berpengaruh juga pada produktivitas dan kebahagiaan kerja kita. Selain meningkatkan konsentrasi dan produktivitas, meja kerja rapi juga bisa meningkatkan perasaan senang, mereduksi level stres, dan secara keseluruhan meningkatkan nilai positif dalam diri kita. 

Yuk, atur meja kerja agar rapi!

Membuat meja kerja dan lingkungan rapi tidak butuh banyak biaya, lho. Ini tips untuk memulai menata area kerjamu agar lebih rapi sehingga kamu bisa lebih produktif, nyaman, dan bahagia bekerja!

  1. Perhatikan layout barang-barang di meja

Jika memakai laptop, usahakan agar layarnya sejajar dengan matamu agar tidak mudah lelah, ya. Kita bisa pakai laptop stand atau diganjal dengan benda yang rata seperti buku. Letakkan barang-barang di sisi dominanmu agar mudah diraih. 

  1. Kelompokkan benda yang serupa

Benda-benda yang sering dipakai, misalnya alat tulis, sebaiknya dikumpulkan ke dalam satu wadah dan diletakkan di area yang mudah dijangkau. Begitu pula dengan kabel-kabel. Jika tidak digunakan, letakkan di laci terpisah agar area kerjamu tidak penuh sesak. Psst, selalu gulung kabel dengan rapi ya untuk memaksimalkan umur penggunaan!

  1. Kurangi pernak-pernik

Kita mungkin ingin menghiasi area kerja dengan perintilan yang menggemaskan. Tapi, jangan berlebihan ya! Kebanyakan barang akan membuat area kerja menyesakkan dan tak efektif. Sebaiknya, hanya taruh tiga barang yang paling sering digunakan di atas meja kerjamu. Tips lain: kamu bisa menghiasi area kerja dengan foto, lukisan, atau poster yang digantung di dinding agar tidak memakan banyak tempat.

  1. Pastikan kamu punya “area putih” yang cukup

“Area putih” adalah tempat yang bisa kamu gunakan untuk menulis, menandatangani dokumen, atau me-review dokumen. Alokasikan ruang seluas kertas folio di bagian dominanmu agar kamu tak perlu menggeser-geser benda lain jika butuh area itu.

  1. Pindai area kerjamu secara berkala

Untuk menjaga kerapian dan kebersihan meja kerja, yuk lakukan evaluasi secara berkala, misalnya harian atau bulanan. Untuk harian, kita bisa melakukannya di akhir jam kerja, misalnya untuk menyingkirkan sampah dan gelas kosong. Untuk mingguan atau bulanan, kita bisa melakukan evaluasi lebih mendalam tentang barang di area kerja dan kegunaannya.

Gimana, sudah siap merapikan meja kerja agar bisa lebih produktif, nyaman, dan bahagia? Ditunggu kisah menyenangkannya ya!

Leave a comment

Your email address will not be published.