Evaluasi Minggumu dengan End of Week Check In - Sekolah.mu

Evaluasi Minggumu dengan End of Week Check In 

Published
Categorized as News, Pilihan, Tips

Ketika akhir pekan tiba, apa yang kamu rasakan? Sense of accomplishment, lega, atau justru lelah dan hanya ingin beristirahat? Semua valid untuk dirasakan, ya. Kita juga bisa mengevaluasi minggu dengan end of week check in lho!

Di tengah berjalannya pekerjaan dan urusan pribadi, kita terkadang menemui jalan buntu atau keraguan–apakah yang kita lakukan sudah benar? Salah satu metode untuk menjernihkan keraguan itu adalah dengan melakukan end of week check in. Metode ini adalah salah satu bentuk introspeksi dan refleksi diri informal.

Proses refleksi informal bisa didefinisikan sebagai bentuk memeriksa perasaan dan pikiran dalam diri, serta merefleksikan makna mereka. Proses ini bisa difokuskan pada pengalaman mental saat ini atau saat yang baru berlalu. 

Manusia memiliki lebih dari 50 ribu pikiran per hari, di mana lebih dari setengahnya adalah negatif dan lebih dari 90% adalah repetisi dari hari kemarin. Maka, jika kita tak mengalokasikan waktu dan energi untuk memfokuskan kembali pikiran secara positif, kita kehilangan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Meningkatkan kemampuan untuk mengerti diri sendiri, motivasi pribadi, dan nilai-nilai personal membantu kita dari distraksi hidup modern yang berjalan amat cepat. 

Baca juga: Awali Minggumu dengan Start of Week Check In

Dengan melakukan end of week check in, kita dapat meninjau kembali rencana-rencana yang telah kita tulis di start of week check-in

Penulis Amber Rae memberikan enam pertanyaan yang bisa membantu kita mengevaluasi diri di akhir pekan.

  • Aku merasakan…

Apa yang kamu rasakan di akhir minggu ini adalah dampak dari segala aktivitas yang telah berlalu. Apakah kamu merasakan energi positif atau justru negatif dan apa yang menyebabkannya? Kita bisa membedah apa yang baik dan apa yang tidak baik dari aktivitas selama seminggu itu.

  • Aku membutuhkan…

Dari evaluasi perasaan, kita bisa tahu apa yang dibutuhkan. Apakah kita butuh istirahat, sosialisasi, olah raga, atau waktu hening? Mungkin juga kita butuh makan enak atau jajan untuk menghibur diri. Psst, kita boleh lho mencari hiburan dari konsumsi selama tidak berlebihan!

  • Aku memaafkan…

Mungkin kita kecewa dengan diri sendiri atau orang lain di minggu itu. Perasaan negatif itu tidak mesti dilawan. Namun, kita bisa memaknai dan meregulasinya agar kita tak tenggelam dalam perasaan itu. Bagaimana cara memaafkan?

  • Kenali nilai dari memaafkan dan manfaatnya bagi hidup kita
  • Identifikasi apa yang harus dimaafkan, apa yang harus disembuhkan, siapa yang harus dimaafkan dan apa alasannya
  •  Akui emosi yang kita rasakan dan bagaimana dampaknya ke perilaku kita, dan berusahalah melepaskan perasaan itu
  • Berhenti memandang diri sebagai korban. Lepaskan kontrol dan kuasa dari situasi atau orang yang menyinggung kita

Ketika kita melepaskan diri dari perasaan negatif, kita tak lagi melihat hidup dari sisi yang tersakiti. Kita bahkan bisa menemukan welas asih dan empati.

  • Aku merayakan…

Tentu saja, kita bisa merayakan kebaikan yang berlangsung di minggu tersebut! 

  • Aku melepaskan…

Segala perasaan negatif dan beban bisa kita lepaskan secara perlahan. Salah satu caranya bisa baca di poin tiga, ya!

  • Aku percaya…

Ke depan, kita bisa melangkah dengan lebih ringan apabila kita percaya sesuatu. “Aku percaya proyek X akan terlaksana sesuai jadwal,” bisa menjadi mantra kita untuk minggu berikutnya. 

Dengan rutin melakukan start of week dan end of week check in, kita bisa menjalani hari-hari dengan lebih penuh tujuan yang bermakna. Yuk, mulai evaluasi minggumu dengan end of week check in mulai sekarang!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *