Boost Your Productivity: Do More, Stress Less - Sekolah.mu

Boost Your Productivity: Do More, Stress Less

Published
Categorized as Event, News, Pilihan, Tips Tagged , ,
“Stres dibayar kontan oleh tubuh.” – Firly Savitri

Pernahkah kamu dikejar pekerjaan tanpa henti, stres, sampai akhirnya jatuh sakit? Stres di lingkungan pekerjaan jadi salah satu faktor krisis kesehatan mental. Selain berdampak pada hasil pekerjaan, stres pun kerap jadi penyebab berbagai penyakit, mulai dari pusing, darah tinggi, sampai GERD.

Di masa ketika kita dituntut untuk produktif, manajemen stres pun jadi kunci. Untuk mempelajarinya, Sekolah.mu mengadakan sesi Learning At Lunch – Boost Your Productivity: Do More, Stress Less bersama Firly Savitri (Head of Powered by Sekolah.mu) dipandu Ijma Sujiwo (Head of HR). Bagaimana kita bisa mengatasi stres serta bekerja lebih efektif dan produktif? Simak tipsnya di sini!

Kenali nilai dirimu

Dalam bekerja, kerap kita fokus pada target sehingga lupa pada nilai-nilai personal. Padahal, kita perlu mengenal diri secara utuh untuk tahu kelemahan dan kekuatan sendiri. Salah satu cara mengenal diri sendiri adalah dengan menentukan personal core values

Brene Brown, Profesor University of Houston sekaligus penulis yang mendalami tentang kepemimpinan, memberikan tips untuk kita mengenali nilai diri. Kita bisa memilih 10 nilai yang paling sesuai dengan diri kita. Tak hanya dari daftar ini, kita juga bisa memasukkan nilai lain yang dianggap sesuai dengan prinsip kita dalam menjalani hidup. Setelah itu, kita fokus pada dua nilai yang paling penting bagi kita.

Ketika kita sudah tahu nilai-nilai yang terpenting, kita bisa mengatur pola dan ritme kerja yang lebih sesuai. Misalnya, apabila kita adalah orang yang memegang nilai balance atau keseimbangan, kita butuh mengatur jadwal dengan lebih disiplin agar bisa bekerja dan menjalankan kehidupan pribadi dengan seimbang.

Nilai-nilai diri ini tak selalu positif juga lho. Kita bisa juga mengidentifikasi nilai negatif dalam diri dan mengubahnya menjadi kekuatan baru. Misalnya, jika kita kerap iri pada pencapaian orang, kita bisa menjadikannya sebagai motivasi untuk kita berkembang lebih baik lagi.

 

Atur prioritasmu dengan Eisenhower Matrix

Kita punya berbagai aktivitas dalam 24 jam. Namun, apakah aktivitas itu betul-betul mendukung nilai dan target hidup kita, ataukah sebenarnya ada pekerjaan yang bisa dieliminasi? Kita perlu tentukan skala prioritas untuk hidup yang lebih efektif dan produktif. Salah satu caranya adalah menggunakan Eisenhower Matrix.

 

Dalam matriks ini, kita membagi aktivitas yang dilakukan dalam empat kuadran: penting dan mendesak, penting dan tidak mendesak, tidak penting dan mendesak, serta tidak penting dan tidak mendesak.

Dalam kuadran pertama, kita memasukkan tugas yang penting dan mendesak yang hanya bisa diselesaikan oleh kita sendiri, misalnya tugas-tugas dengan batas waktu yang mendesak. Di kuadran kedua, kita bisa memasukkan tugas yang sifatnya lebih santai, misalnya belajar skill baru.

Aktivitas di kuadran ketiga bisa kita delegasikan kepada orang lain. Sementara, aktivitas di kuadran empat yang tak penting dan tak mendesak tidak perlu dilakukan, misalnya scrolling media sosial.

Dengan menentukan skala prioritas ini, kita bisa lebih fokus mengerjakan hal-hal penting di kuadran 1 dan 2. Kita pun bisa hidup lebih produktif dan menggunakan waktu lebih efektif untuk bekerja. Level stres pun bisa menurun karenanya!

Baca juga: Tips Belajar sambil Kerja Buatmu Si Sibuk!

 

Leave a comment

Your email address will not be published.