Musik Terbaik untuk Tingkatkan Fokus Bekerja - Sekolah.mu

Musik Terbaik untuk Tingkatkan Fokus Bekerja

Published
Categorized as Event, News, Pilihan, Tips Tagged , , ,

Siapa yang harus banget dengar musik kalau bekerja? Tahu nggak, ritme yang kamu dengar nggak hanya mempengaruhi semangat, tetapi juga berdampak pada cara kerja kita. Tidak semua musik bisa membuat kita produktif lho. Jadi musik seperti apa yang bisa bantu kita tingkatkan fokus dalam bekerja?

Genre musik yang kita suka pasti berbeda-beda. Mungkin ada yang merasa produktif ketika mendengar musik metal atau hip-hop, ada juga yang hanya butuh white noise alias suara distraksi tanpa melodi. Yang jelas, musik bisa meningkatkan hormon dopamin yang membuat apa yang kita kerjakan menjadi lebih menyenangkan. 

Aspek untuk playlist terbaik
 
Bagaimana kita bisa membuat playlist paling cocok untuk tingkatkan konsentrasi?
 
  • Dengarkan musik instrumental

Ketika kita berusaha fokus, musik dengan lirik–baik yang familiar maupun tidak–bisa memecah konsentrasi. Otak kita akan berusaha mengidentifikasi dan mengikuti lirik alih-alih berkonsentrasi pada pekerjaan. Sementara itu, musik instrumental tidak intrusif dan akan menjadi suara latar yang mengiringi kita dalam bekerja. Bahkan, dalam sebuah riset di 2015, komposisi Mozart, Sonata for 2 Pianos in D, K.448, terbukti meningkatkan gelombang alfa pada otak yang berfungsi untuk memori, kognisi, dan pemecahan masalah. 

  • Pasang white noise dan suara natural 

Suara yang lebih natural, baik suara air, hujan, maupun white noise (suara yang berasal dari benda di sekitar kita seperti kipas angin) bisa memberikan rasa tenang dan nyaman. Fungsi kognisi di otak akan terstimulasi dan kita bisa berfokus tanpa distraksi. Perasaan nyaman dan tenang pun akan meningkatkan produktivitas kita dalam bekerja. Kombinasi musik dan white noise yang pas juga bisa membuat kita lebih produktif. Studi di Journal of Consumer Research menunjukkan bahwa suara sekitar dengan volume rendah-medium dengan kombinasi musik bisa meningkatkan level kreativitas seseorang. Ketika kita mendapatkan stimulasi dari sekitar, kemampuan berpikir abstrak meningkat dan membuahkan ide-ide kreatif. 

  • Pilih tempo sesuai kondisi

Ada perbedaan besar dari ritme musik yang kita dengarkan. Ketika kita ingin meningkatkan semangat, kita bisa mendengarkan musik dengan tempo lebih cepat. Sementara itu, ketika butuh suasana tenang, kita bisa mendengarkan musik dengan tempo lebih rendah dari detak jantung manusia, yakni 60 detak per menit. Beda banget kan, efek dari  musik upbeat di gym dengan musik menenangkan di toko buku?

  • Tentukan volume yang tepat

Kebanyakan dari kita tentu mendengar musik dengan headphone. Psst, walaupun ingin tenggelam dalam musik, jangan sampai pasang volume terlalu besar ya. Volume yang tepat–sedikit di atas orang mengobrol pelan dalam ruangan–akan membantu kita fokus bekerja. Di sisi lain, musik yang terlalu keras akan mendistraksi dan tentu bisa berdampak buruk ke pendengaran. 

  • Coba customized musik yang telah teruji

Tidak semua punya waktu untuk menyusun playlist dan memilih lagu satu persatu. Kamu bisa memanfaatkan playlist yang sudah tersedia di Spotify atau Youtube. Brain fm atau Lofi Girl bisa jadi pilihan buat mengisi jam kerjamu!

Untuk mendapat hasil paling baik dari musik yang kita dengar, perhatikan volume dan tempo ya. Pilih musik upbeat ketika kita lagi butuh semangat, pilih musik instrumental ketika kita harus fokus menulis, dan tetap perhatikan level energi ketika kita memilih musik. Musik terbaik yang didengarkan sesuai tujuan akan bantu tingkatkan fokus kita dalam bekerja!

Baca juga: 5 Power Skills Wajib untuk jadi Leader Kompeten

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *