Unveiling Teacher Interns Journey in SID - Sekolah.mu

 Unveiling Teacher Interns Journey in SID

Published
Categorized as Event, News, Pilihan, Tips Tagged , , , , , ,
“Hal yang buat aku nyaman selama magang di SMM adalah rekan kerja yang ramah dan suportif dalam membantuku berkembang lebih baik lagi.” – Erina.

Memilih menjadi guru bukanlah hal yang mudah. Banyak tantangan yang harus dilalui dalam perjalanan mencerdaskan generasi selanjutnya. Hal yang dibutuhkan bukan hanya skill komunikasi atau manajemen kelas, tetapi juga juga motivasi dan semangat yang tulus untuk melalui semua tantangan. Karena itu, SID amat mengapresiasi para guru yang berbagi dampak baik, termasuk para intern guru yang berani start lebih awal dalam perjalanan mengajarnya.

Kali ini, ada Erina, Devi, Nabila, dan Wina yang akan sharing cerita serunya selama menjadi intern guru di Sekolah Murid Merdeka dan bagaimana mereka mempersiapkan diri untuk menjalani magang di SID. Yuk simak ceritanya sampai selesai!

Erina Ratnaning Tiastuti (Intern Guru dan Learning Designer SD Daring, Sekolah Murid Merdeka)

Rasa ingin tahu dan insecure yang dikelola dengan benar bisa membawamu ke perkembangan diri yang lebih baik. Contohnya adalah Erina yang awalnya kepo dengan gaya belajar di Sekolah Murid Merdeka (SMM). Namun, ia juga punya perasaan insecure karena merasa kurangnya pengalaman dalam mengajar. Menolak kalah dengan insecurity, Erina akhirnya menjadi intern guru di SMM!

Berawal dari rasa kepo

Awal ketertarikan Erina untuk menjadi intern guru adalah saat ia menemukan profil SMM yang menurutnya berbeda dengan sekolah konvensional yang pembelajarannya luring. Di sisi lain, SMM menggunakan metode pembelajaran blended learning yang mengintegrasikan sistem belajar luring dan daring. “Aku pengen belajar gimana sih penerapan blended learning di pembelajaran dan cara menjelaskan materi secara daring. Apalagi di perkuliahan, aku nggak belajar tentang metode daring ini,” ujar Erina.

Selain metode belajar yang blended learning, sistem kelas yang multi jenjang juga menjadi salah satu daya tarik utama SMM di mata Erina. Setelah melalui berbagai tahap seleksi, ia pun menjadi guru magang di SMM lewat program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka. Rasa penasaran Erina seputar metode belajar blended learning dan kelas multi jenjang terjawab setelah ia mulai mengajar. Di SMM, ia juga turut belajar tentang manajemen kelas daring dari setiap momen ia mengajar. Nggak lupa, ia juga belajar dari insight yang diberikan oleh teman-teman intern guru dan guru-guru lainnya.  

Kenyamanan selama menjadi intern guru 

Salah satu faktor yang dapat memaksimalkan kinerja seseorang saat bekerja adalah kenyamanan lingkungan dan rekan kerja. Menurut cerita Erina, selama menjadi intern guru di SMM, ia merasa sangat nyaman dan terbantu dengan para guru, supervisor, level coordinator, dan teman-teman intern lainnya. Mereka sangat suportif dan solutif ketika Erina membutuhkan bantuan dalam kegiatan sehari-hari. Hal tersebutlah yang membuatnya merasa semakin nyaman menjalani magang di SMM.

“Awalnya kan aku di kelas daring itu masih kaku dan kurang ceria, tapi Level Coordinator-ku membimbing aku biar bisa lebih maksimal ketika mengajar. Akhirnya aku berhasil mengajar dengan nggak kaku dan lebih santai,” katanya. 

Khusnul Kusuma Winakyu (Intern Guru PAUD – SMA Luring, Sekolah Murid Merdeka)

Selain karena latar belakang perkuliahannya yang berasal dari jurusan pendidikan, dorongan dari ibunya yang seorang guru juga menjadi salah satu tonggak utama ketika Wina memantapkan diri menjadi intern guru di SMM. Ia punya keinginan untuk mengembangkan keahlian mengajarnya di sini. Keinginan Wina terjawab, karena ia mendapatkan kesempatan mengembangkan kemampuan dan keterampilan dalam mengajar lewat program pelatihan khusus guru!

Keseruan menjalani magang

Guru-guru di SMM sangat difasilitasi untuk mengembangkan kemampuan dan keterampilannya dalam mengajar lewat program pelatihan yang diselenggarakan khusus untuk para guru. Menurut Wina, hal tersebut sangatlah menarik karena programnya sangat bermanfaat bagi guru, terlebih untuk intern guru yang memang masih perlu banyak belajar. 

“Pelatihannya yang kuikuti berisi materi-materi tentang pengajaran kawan murid dan sharing pembelajaran di tiap kelasnya,” ungkap Wina. 

Nggak cuma mengajar, keterampilan lainnya juga sangat difasilitasi untuk dikembangkan! Salah satu kemampuan baru yang Wina kembangkan adalah kemampuan membuat design terkait dengan media pembelajaran. Ia mendapat banyak dukungan untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas yang berkaitan dengan kelas dan pembelajaran. “Salah satu kemampuan baru yang aku kembangkan adalah design untuk media pembelajaran, lembar kerja, atau slides materi untuk mengajar,” ucapnya.

Keterampilan dasar yang harus dimiliki

Menjadi seorang intern guru perlu banyak persiapan demi kelancaran proses mengajar nantinya. Intern guru harus memiliki beberapa keterampilan dan kemampuan dasar untuk bisa menjalani role-nya di SMM.

“Keterampilan yang penting dimiliki oleh calon magang guru di SMM adalah keterampilan manajemen kelas, termasuk kolaborasi dan kerjasama antar guru, murid, maupun orang tua,” kata Wina. Selain itu, keterampilan penerapan dan penggunaan IT dalam pembelajaran pun penting dikembangkan. 

Intern guru juga harus bisa mengerti dan dapat merancang rencana pembelajaran yang menarik sesuai dengan kurikulum nasional. “Tapi, rancangan pembelajaran tetap sesuai dengan kebutuhan kawan murid, agar kawan murid nggak bosen waktu belajar,” ucap Wina.

Sebagai refleksi kegiatan belajar, intern guru juga harus bisa mengevaluasi perkembangan pembelajaran setiap kawan murid. Evaluasi kemajuan pembelajaran kawan murid bisa dilakukan dengan memberi apresiasi dan feedback, juga mengidentifikasi solusi yang diperlukan untuk kemajuan kawan murid. 

Terakhir, sifat apa yang harus dimiliki intern guru? “Kesabaran dan empati penting bagi seorang intern guru dalam mendampingi perkembangan pembelajaran seorang kawan murid. Nah yang terakhir, intern guru juga perlu memiliki keterampilan memimpin agar kawan murid bisa terus termotivasi dalam belajar,” tutur Wina menutup pembicaraan.

Devi Sapnanda Alfiyyah Simanjuntak (Intern Guru PAUD – SMA Luring, Sekolah Murid Merdeka) 

Di semester 7, Devi menghadapi kebimbangan. Ia bertanya pada diri sendiri, sebenarnya apa yang ingin ia cari di masa akhir perkuliahannya: menambah pengalaman atau lulus dengan cepat? Akhirnya, Devi memutuskan untuk melamar magang karena ingin mengembangkan dan menerapkan skill penting yang berkaitan dengan mengajar.

“Sebenernya dari kampus memperbolehkan magang Kampus Merdeka atau langsung bisa sidang, jadi kayak mau lulus lebih cepet atau mau nambah pengalaman lagi. Pada akhirnya milih buat nambah pengalaman mengajar di SMM, karena pengen punya pengalaman mengajar secara nyata,” ucap Devi. 

Ketika mengambil keputusan tersebut, Devi pun mempersiapkan keterampilan-keterampilan dasar yang menurutnya akan sangat berguna selama ia menjadi intern guru nantinya.

“Intern guru harus berani dan yakin untuk mengambil keputusan, karena kita sebagai guru akan belajar dan berkembang setiap saat. Selain itu, yang penting juga adalah keterampilan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, seperti murid, orang tua, dan pihak lainnya,” tuturnya.

Hal yang didapatkan selama menjadi intern guru

Selama menjalani masa magang sebagai guru, Devi merasa skill yang ia miliki ter-upgrade. Beberapa skill di antaranya adalah peningkatan keterampilan mengajar, komunikasi dengan sesama, dan kerjasama dengan berbagai pihak. 

“Aku belajar banyak tentang komunikasi dengan berbagai pihak yang berkaitan dengan proses mengajar. Komunikasi nggak cuma ke murid tapi juga ke guru-guru lainnya,” katanya. “Selain itu, yang penting lainnya adalah kemampuan kerjasama. Karena kita juga akan bekerja sama dengan guru-guru atau pihak lain saat proses mengajar.” 

Skill yang dikembangkan saat menjalani magang ini memberikan pengalaman secara nyata mengajar di lapangan yang bisa diselaraskan dengan teori yang dipelajari di bangku kuliah. Kini, Devi bisa merancang strategi pembelajaran yang relevan dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan murid di sekolah.

Nabila Salma Putri (Intern Guru PAUD – SMA Luring, Sekolah Murid Merdeka)

Cita-citanya yang ingin berkarier di dunia pendidikan mengantarkan Nabila untuk menjadi intern guru di SMM. Walaupun menurut Nabila magang di SMM itu challenging, tapi ada banyak manfaat yang ia rasakan, yuk simak ceritanya!

Keinginan untuk menjadi orang yang bermanfaat

Nabilamemang menyukai interaksi dengan anak-anak, apalagi jika ia bisa berkontribusi dalam proses perkembangan murid. Hal ini sejalan dengan motto hidupnya, yaitu ingin menjadi dan terus bermanfaat bagi orang lain. Bagi Nabila, langkah penting dalam menjalani motto itu adalah menjadi intern guru.

Memutuskan untuk menjalani magang dan menjadi guru di usia yang tergolong muda juga harus punya motivasi tersendiri, terlebih ketika masih di masa perkuliahan. Menurut Nabila, ia memiliki beberapa motivasi yang mendorongnya untuk yakin menjadi intern guru.

Latar belakang pendidikanku kebetulan dari jurusan pendidikan, jadi jelas linear dengan posisi aku magang saat ini. Selain itu, aku juga pengen berkarier di pendidikan dengan jadi pengajar,” ucap Nabila.

Momen tak terlupakan 

Bagi Nabila, setiap hal yang ia lewati di SMM meninggalkan kesan tersendiri. Tapi, ada satu momen yang menurutnya paling berkesan, yaitu ketika ia dicari oleh muridnya saat dirinya sakit.

Waktu itu aku izin nggak bisa ngajar di kelas pagi karena baru ada urusan dan sakit. Aku baru bisa dateng pas kelas paginya udah selesai.  Pas aku baru dateng, anak-anak kelas pagi nyamperin sambil peluk dan mereka tanya kok aku nggak ngajar. Saat itu juga aku merasa bahagia karena dicariin sama mereka,” tutur Nabila.

Ternyata, menjadi seorang intern guru di SMM penuh dengan makna dan pembelajaran, baik bagi diri sendiri maupun dengan sesama. Tak lupa, apresiasi penuh bagi intern guru yang banyak mempersiapkan diri untuk menjalani masa magang ini. Semoga masa-masa magang di SMM bisa menjadi momen bermakna dalam perjalanan menjadi guru, yaa.

Kamu punya ketertarikan untuk menjadi guru juga? Yuk, wujudkan dengan cara menjadi salah satu Fasilitator Ekskul di SID! Kamu bisa kunjungi Talentics untuk melihat detail informasinya. Happy Learning, Happy Growing Muvers~




Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *